Intoleransi makanan dapat menimbulkan berbagai gejala yang sering tidak disadari oleh penderitanya. Beberapa tanda umum meliputi kembung, mual, diare, atau sembelit setelah mengonsumsi makanan tertentu. Selain itu, reaksi kulit seperti ruam, gatal, atau kemerahan juga dapat menjadi indikasi adanya intoleransi.
Gejala ini sering muncul beberapa jam hingga sehari setelah makan, sehingga sulit dihubungkan langsung dengan makanan tertentu. Dengan mencatat jenis makanan yang dikonsumsi dan reaksi tubuh yang muncul, individu dapat membantu dokter dalam proses diagnosis. Mengenali tanda-tanda awal sangat penting agar tindakan pencegahan dapat segera dilakukan.
Kesadaran terhadap gejala intoleransi makanan membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Pemantauan yang cermat juga mempermudah proses identifikasi makanan pemicu dan perencanaan pola makan yang aman.
